Nastar lumer di mulut dibuat dengan mentega tawar berkualitas, tepung terigu protein rendah, dan maizena agar tekstur lembut. Isi dengan selai nanas madu dimasak hingga kental. Panggang di suhu 140–150°C selama 30–40 menit dengan dua tahap olesan kuning telur hingga keemasan dan mengkilap. Simpan dalam toples kedap udara agar renyah.
Ibu Sania tentu sudah akrab dengan nastar, kue klasik yang selalu hadir di meja saat Lebaran dan berbagai perayaan spesial. Resep kali ini memadukan mentega asli, tepung terigu pilihan, dan nanas madu segar untuk menghasilkan nastar yang lembut dan wangi. Yuk, kita mulai!
Bahan-Bahan Nastar Lumer di Mulut
Bahan kulit nastar:
- 250 gram mentega tawar berkualitas
- 50 gram margarin, agar tekstur lebih stabil
- 100 gram gula halus
- 2 butir kuning telur
- 350 gram tepung terigu protein rendah (misalnya Kunci Biru)
- 50 gram maizena, agar tekstur lebih lembut
- 2 sdm susu bubuk
- 1 sdt vanili bubuk
Bahan isian nanas premium:
- 1 buah nanas madu segar, diparut
- 100 gram gula pasir
- 1 batang kayu manis
- 2 butir cengkeh
- Sejumput garam, untuk menyeimbangkan rasa
Bahan olesan:
- 2 butir kuning telur
- 1 sdt madu, agar warna lebih mengkilap
- 1 sdt minyak goreng, agar olesan tidak pecah
Cara Membuat Nastar Lumer di Mulut
1. Membuat Isian Nanas Premium
- Tuang parutan nanas madu ke dalam wajan anti lengket.
- Masukkan gula pasir, kayu manis, cengkeh, dan sejumput garam.
- Masak dengan api kecil sambil diaduk terus hingga air menyusut dan selai mengental.
- Angkat saat selai lengket dan berwarna kuning keemasan, lalu dinginkan.
- Bentuk selai menjadi bulatan kecil agar mudah dimasukkan ke dalam adonan.
2. Membuat Kulit Nastar yang Lembut
- Aduk mentega, margarin, dan gula halus dengan spatula atau mixer berkecepatan rendah sampai rata.
- Masukkan kuning telur satu per satu, lalu aduk hingga menyatu.
- Tambahkan tepung terigu, maizena, susu bubuk, dan vanili bubuk sedikit demi sedikit. Aduk dengan spatula sampai adonan bisa dipulung.
- Bungkus adonan dengan plastik wrap dan simpan di kulkas selama 30 menit agar mudah dibentuk.
3. Membentuk dan Mengisi Nastar
- Ambil sedikit adonan, lalu pipihkan di telapak tangan.
- Taruh bulatan selai nanas di tengah, kemudian tutup rapat dengan adonan.
- Bulatkan hingga membentuk bola yang rapi.
- Tata di atas loyang yang sudah dialasi kertas baking.
4. Mengoles dan Memanggang Nastar
- Panaskan oven pada suhu 140–150°C.
- Campur kuning telur, madu, dan minyak goreng hingga rata.
- Oles permukaan nastar dengan campuran tersebut menggunakan kuas kecil.
- Panggang selama 20–25 menit sampai bagian bawah mulai kecokelatan.
- Keluarkan dari oven, diamkan sebentar, lalu oles sekali lagi dengan campuran telur.
- Panggang kembali selama 10–15 menit hingga keemasan dan mengkilap.
- Angkat dan dinginkan sepenuhnya sebelum dimasukkan ke toples.
Tips Agar Nastar Lumer dan Harum
- Pilih mentega asli berkualitas seperti Wijsman atau Elle & Vire agar aromanya lebih harum.
- Jangan mengaduk adonan terlalu lama. Cukup sampai tercampur rata agar tekstur tetap lembut.
- Gunakan nanas madu segar karena rasa manisnya alami dan tidak terlalu asam.
- Hindari suhu oven yang terlalu tinggi. Suhu 140–150°C menjaga nastar tidak retak dan tetap lembut.
- Oles telur dua kali agar warna lebih cantik dan mengkilap.
Cara Menyimpan Nastar Agar Tetap Renyah
- Simpan dalam toples kaca atau plastik kedap udara agar tetap segar.
- Jangan masukkan nastar ke wadah saat masih hangat karena bisa membuatnya melembek.
- Tambahkan silica gel food grade ke dalam toples untuk menyerap kelembapan.
- Jika disimpan dengan benar, nastar bisa bertahan hingga 1 bulan.
Selamat mencoba, Ibu Sania! Jangan lupa bagikan hasilnya di media sosial ya!