Halo, Ibu Sania! Bagaimana puasanya sejauh ini? Semoga tetap lancar dan penuh berkah, ya! Kadang saat berpuasa, tubuh terasa cepat lelah, lesu, bahkan mengantuk sepanjang hari. Apalagi kalau pola makan saat sahur dan berbuka kurang seimbang.

Nah, agar stamina tetap terjaga sepanjang Ramadhan, pola makan yang benar sangat penting. Bukan hanya soal seberapa banyak yang Kamu makan, tapi juga kualitas makanan dan cara tubuh mengolahnya. Yuk, simak beberapa tips praktis berikut agar tubuh tetap bugar selama berpuasa!


Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang saat Sahur

Sahur adalah kunci utama agar tubuh tetap kuat sepanjang hari. Sayangnya, banyak orang hanya makan sekadarnya atau bahkan melewatkan sahur. Padahal, memilih makanan yang tepat bisa membantu menjaga energi lebih lama.

Pilih Karbohidrat Kompleks agar Energi Bertahan Lama

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, ubi, dan roti gandum lebih lambat dicerna tubuh dibanding karbohidrat sederhana seperti nasi putih atau mie. Ini berarti energi akan dilepaskan secara bertahap dan membuat Kamu merasa kenyang lebih lama.

Perbanyak Protein untuk Daya Tahan Tubuh

Protein sangat penting untuk menjaga massa otot dan memberikan energi tambahan. Pilihlah sumber protein berkualitas seperti telur, daging ayam, ikan, tahu, tempe, dan kacang-kacangan agar tubuh tetap kuat sepanjang hari.

Jangan Lupakan Lemak Sehat

Lemak sehat membantu tubuh menyerap vitamin dengan lebih baik dan memberikan energi ekstra. Minyak sawit adalah salah satu sumber lemak sehat yang bisa digunakan untuk memasak makanan sahur karena mengandung vitamin A dan E yang baik untuk daya tahan tubuh.

Minum Air yang Cukup

Dehidrasi bisa membuat tubuh cepat lelah dan sulit berkonsentrasi. Pastikan minum setidaknya 2-3 gelas air saat sahur dan hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh yang bisa membuat Kamu lebih cepat haus.


Hindari Makanan yang Bisa Menyebabkan Lemas saat Puasa

Selain memilih makanan yang baik, Kamu juga perlu menghindari beberapa jenis makanan yang bisa membuat tubuh lebih cepat lelah saat puasa.

Makanan yang Terlalu Manis

Makanan dan minuman yang mengandung gula berlebihan memang memberikan energi cepat, tetapi juga bisa menyebabkan gula darah turun drastis beberapa jam setelahnya. Ini bisa membuat Kamu merasa lemas dan mengantuk.

Gorengan Berlebihan

Meskipun enak, gorengan berlebihan bisa membuat pencernaan bekerja lebih keras, menyebabkan kantuk, dan meningkatkan kadar kolesterol. Jika ingin menikmati gorengan, pastikan menggoreng dengan minyak berkualitas seperti minyak sawit yang stabil pada suhu tinggi sehingga tidak mudah teroksidasi.

Makanan Tinggi Garam

Makanan asin seperti keripik atau makanan olahan bisa menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan, sehingga Kamu akan merasa lebih haus sepanjang hari.


Pilih Menu Berbuka yang Memberikan Energi Secara Optimal

Berbuka puasa adalah saat yang paling dinantikan. Namun, jika Kamu langsung makan dalam jumlah besar, tubuh bisa terasa lemas dan sulit beraktivitas setelahnya.

Mulai dengan Makanan Ringan Seperti Kurma

Kurma adalah pilihan terbaik untuk berbuka karena mengandung gula alami, serat, dan mineral yang cepat menggantikan energi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.

Jangan Lupa Air Putih Sebelum Makan Berat

Minum air putih sebelum makan akan membantu menghidrasi tubuh lebih cepat dan mencegah makan berlebihan.

Pilih Makanan yang Mudah Dicerna

Saat berbuka, sistem pencernaan masih dalam kondisi ‘istirahat’, jadi lebih baik mengonsumsi makanan yang ringan dan bergizi seperti sup, sayuran rebus, atau bubur sebelum beralih ke makanan utama.

Makan Secara Bertahap

Daripada langsung makan dalam porsi besar, lebih baik berbuka dengan makanan ringan, lalu lanjutkan dengan makanan utama setelah beberapa waktu. Ini akan membantu tubuh menyesuaikan diri dan mencegah kembung.


Tetap Aktif dan Hindari Tidur Berlebihan

Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan, Ibu Sania! Justru dengan tetap aktif, tubuh akan terasa lebih bugar dan tidak mudah lemas.

Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

Olahraga tetap bisa dilakukan selama puasa, tetapi pilih yang ringan seperti jalan santai, yoga, atau stretching. Waktu terbaik untuk olahraga adalah sebelum berbuka atau setelah tarawih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Hindari Tidur Berlebihan di Siang Hari

Terlalu banyak tidur siang bisa membuat tubuh terasa lebih lemas saat bangun. Sebaiknya, cukup tidur selama 20-30 menit di siang hari untuk menyegarkan tubuh tanpa mengganggu pola tidur malam.

Pastikan Tidur Cukup di Malam Hari

Kurang tidur bisa membuat tubuh lebih cepat lelah saat berpuasa. Usahakan tidur 6-8 jam per malam agar tubuh tetap segar dan siap beraktivitas di siang hari.


Perhatikan Asupan Nutrisi agar Tubuh Tidak Kekurangan Zat Penting

Berpuasa bisa membuat tubuh kehilangan beberapa nutrisi penting, terutama jika pola makan kurang seimbang. Untuk itu, pastikan mengonsumsi makanan yang mengandung:

Zat Besi untuk Mencegah Lemas dan Pusing

Zat besi sangat penting untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Konsumsi makanan kaya zat besi seperti bayam, hati ayam, kacang-kacangan, dan daging merah untuk mencegah anemia dan kelelahan.

Vitamin C agar Daya Tahan Tubuh Kuat

Vitamin C membantu penyerapan zat besi dan memperkuat daya tahan tubuh. Sumbernya bisa didapatkan dari jeruk, stroberi, tomat, dan cabai merah.

Serat agar Pencernaan Lancar

Kurang serat bisa menyebabkan sembelit saat puasa. Pastikan mengonsumsi cukup sayur, buah, dan biji-bijian agar sistem pencernaan tetap sehat.

Elektrolit agar Tubuh Tetap Terhidrasi

Makanan yang kaya elektrolit seperti pisang, kelapa muda, dan yogurt membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan mencegah dehidrasi.


Kesimpulan

Menjaga stamina saat puasa bukanlah hal yang sulit jika Kamu menerapkan pola makan yang seimbang. Konsumsi makanan bergizi saat sahur, pilih menu berbuka yang tepat, tetap aktif, dan perhatikan kebutuhan nutrisi tubuh agar puasa tetap lancar dan penuh energi. Baca juga Puasa yang Seimbang: Keseimbangan Nutrisi dalam Setiap Menu Sahur dan Buka Puasa, membahas lebih lanjut tentang pentingnya keseimbangan nutrisi dalam setiap menu sahur dan buka puasa.

Jadi, sudah siap menjalani puasa dengan tubuh yang lebih sehat dan bugar, Ibu Sania? Selamat berpuasa dan tetap semangat!