Ibu Sania bisa menyimpan bahan perisa alami agar tetap awet dengan memisahkan caranya sesuai jenis. Rempah kering disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan gelap. Herbal segar dimasukkan ke kulkas dalam kantong berlubang, bawang di tempat kering berventilasi, sedangkan jahe dan kunyit dibungkus tisu di kulkas atau dibekukan.

Mengapa Cara Menyimpan Bahan Perisa Alami Perlu Diperhatikan?

Penyimpanan yang benar menjaga rasa, aroma, warna, dan nutrisi bahan perisa alami. Rempah yang disimpan dengan baik tetap tajam aromanya, dan herbal segar seperti basil atau jahe tidak cepat layu. Jika salah menyimpan, Ibu Sania akan mendapati bahan kehilangan aroma dan rasanya, sehingga cita rasa masakan ikut menurun.

Cara Menyimpan Rempah Kering dan Bumbu Kering

Lada, kunir, kayu manis, dan cengkeh bisa bertahan lama asalkan Ibu Sania memperhatikan dua hal berikut.

Gunakan Wadah Kedap Udara

Wadah kedap udara melindungi rempah dari kelembapan dan udara yang mempercepat kerusakan. Pastikan wadah bersih dan benar-benar kering sebelum rempah dimasukkan.

Pilih Lokasi yang Sejuk dan Gelap

Sinar matahari langsung membuat rempah pudar warna dan aromanya. Simpan wadah di lemari atau laci dapur yang jauh dari kompor dan sumber panas lainnya.

Cara Menyimpan Daun Herbal Segar

Basil, mint, dan peterseli mudah layu dan cepat kehilangan rasa. Ibu Sania bisa memilih salah satu cara berikut.

Rendam Batangnya dalam Air

Perlakukan herbal seperti bunga potong. Letakkan batangnya dalam gelas berisi air, lalu ganti airnya setiap dua hari agar daun tetap segar.

Simpan dalam Kantong Plastik Berlubang

Masukkan daun herbal ke kantong plastik berlubang, lalu simpan di kulkas. Jangan tutup kantong terlalu rapat, karena sedikit sirkulasi udara membantu daun tidak cepat layu.

Cara Menyimpan Bawang Merah dan Bawang Putih

Kedua bumbu dapur ini cukup tahan lama, tetapi tetap perlu disimpan dengan cara yang tepat.

Bawang Merah: Simpan di Tempat Kering dan Sejuk

Hindari tempat lembap dan dekat sumber panas karena bisa mempercepat pembusukan. Keranjang atau kantong jala membuat udara mengalir dengan baik.

Bawang Putih: Jangan Masukkan ke Kulkas

Kelembapan di dalam kulkas membuat bawang putih mudah tumbuh akar. Simpan di tempat kering yang terlindung dari cahaya, misalnya dalam keranjang bambu atau wadah berventilasi.

Cara Menyimpan Jahe dan Kunyit

Tekstur jahe dan kunyit yang agak lembap membutuhkan perlakuan khusus.

Bungkus dengan Kertas Tisu dan Simpan di Kulkas

Bungkus jahe atau kunyit dengan kertas tisu untuk menyerap kelembapan. Setelah itu, masukkan ke kantong plastik atau wadah kedap udara, lalu simpan di kulkas.

Bekukan untuk Stok Jumlah Banyak

Jika Ibu Sania membeli dalam jumlah besar, kupas dan potong-potong jahe atau kunyit, lalu masukkan ke wadah kedap udara dan simpan di freezer. Dengan begitu, keduanya lebih awet dan siap dipakai kapan saja.

Cara Menyimpan Cengkeh dan Lada

Cengkeh dan lada memberi aroma khas pada masakan, jadi kualitasnya perlu dijaga.

Cengkeh: Wadah Kedap Udara di Tempat Sejuk dan Gelap

Cengkeh yang disimpan dengan benar dapat bertahan hingga beberapa bulan tanpa kehilangan rasa dan aromanya.

Lada: Giling Sesuai Kebutuhan

Lada bubuk lebih cepat kehilangan rasa dan aroma dibanding lada biji. Karena itu, simpan lada biji dalam wadah kedap udara dan giling hanya saat Ibu Sania akan memakainya.