Ibu Sania bisa membuat pizza neapolitan di rumah sendiri dengan mencampur 500 gram tepung terigu Sania, 300 ml air hangat, ragi instan, garam, dan minyak zaitun. Uleni 10 menit, istirahatkan 1 jam, bentuk tipis, beri saus tomat, mozzarella, basil, lalu panggang di suhu 250°C selama 7-10 menit hingga kerak keemasan.
Apa Itu Pizza Neapolitan?
Pizza neapolitan adalah pizza tradisional dari kota Napoli, Italia. Ciri khasnya adalah adonan tipis yang kenyal dengan topping sederhana: saus tomat segar, mozzarella, dan daun basil. Di Italia, pizza ini dipanggang dalam oven batu bersuhu sangat tinggi sehingga kerak luarnya renyah, sementara bagian tengahnya tetap lembut.
Kunci kelezatannya ada pada kualitas adonan. Karena itu, pemilihan tepung menjadi langkah pertama yang menentukan hasil akhir.
Mengapa Tepung Terigu Sania Cocok untuk Pizza Neapolitan?
Ada empat alasan tepung terigu Sania layak dipilih Ibu Sania untuk adonan pizza:
- Kualitas terjamin. Tepung ini diproduksi dengan teknologi modern dan memiliki kandungan gluten yang mendukung adonan kenyal dan elastis.
- Kandungan protein yang cukup. Protein menentukan tekstur adonan, sehingga adonan dapat mengembang dengan baik dan menghasilkan pizza bertekstur pas.
- Mudah diolah. Ibu Sania hanya perlu menambahkan air dan ragi untuk mendapatkan adonan yang siap digunakan.
- Hasil konsisten. Adonan yang dihasilkan stabil dari satu pembuatan ke pembuatan berikutnya.
Bahan Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Membuat Pizza Neapolitan?
Bahan adonan:
- 500 gram tepung terigu Sania
- 300 ml air hangat
- 1 sendok teh ragi instan
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok makan minyak zaitun
Bahan topping:
- 200 gram saus tomat segar
- 200 gram mozzarella segar
- Beberapa lembar daun basil segar
- Minyak zaitun untuk olesan
- Garam dan lada secukupnya
Gunakan saus tomat segar, bukan saus kalengan, agar rasanya lebih alami dan autentik.
Bagaimana Langkah-Langkah Membuat Pizza Neapolitan?
1. Membuat adonan
- Campurkan tepung terigu Sania dan garam dalam wadah besar.
- Larutkan ragi instan dalam air hangat, lalu diamkan 5-10 menit sampai berbuih.
- Tuangkan campuran ragi dan minyak zaitun ke dalam tepung.
- Uleni sekitar 10 menit sampai adonan elastis dan tidak lengket. Jika terlalu kering, tambahkan sedikit air.
- Diamkan di tempat hangat selama kurang lebih 1 jam sampai adonan mengembang dua kali lipat.
2. Menyiapkan saus tomat
Selagi adonan mengembang, blender tomat segar dan tambahkan sedikit garam serta minyak zaitun. Masak dengan api kecil selama beberapa menit, lalu sisihkan.
3. Menyiapkan topping
Iris tipis atau sobek kecil-kecil mozzarella agar mudah tersebar. Siapkan juga daun basil segar untuk aroma yang khas.
4. Membentuk dan memanggang
- Kempiskan adonan yang sudah mengembang, lalu bagi menjadi dua.
- Pipihkan adonan hingga tipis sesuai ukuran loyang atau pizza stone.
- Olesi dengan saus tomat, lalu taburkan mozzarella dan daun basil.
- Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu sekitar 250°C selama 7-10 menit, sampai kerak keemasan dan keju meleleh.
5. Menyajikan
Keluarkan pizza dari oven, oles sedikit minyak zaitun di bagian atas, potong, dan sajikan selagi hangat.
Apa Saja Tips Agar Pizza Neapolitan Lebih Sempurna?
Gunakan suhu oven setinggi mungkin. Pizza neapolitan paling enak dipanggang pada suhu tinggi, sekitar 250-300°C. Jika Ibu Sania punya pizza stone, pakai alat ini agar panas merata dan kerak lebih renyah.
Jaga ketebalan adonan. Adonan harus tipis namun tetap kenyal. Terlalu tebal akan terasa berat, sedangkan terlalu tipis mudah sobek.
Pilih mozzarella segar. Rasanya lebih kaya dan teksturnya lebih lembut dibandingkan mozzarella olahan.
Jangan berlebihan menambah topping. Saus tomat, mozzarella, dan basil sudah cukup untuk menjaga keaslian rasa pizza neapolitan.